Jumat, 11 Januari 2013 0 komentar

RUROUNI KENSHIN


RUROUNI KENSHIN

| Released: August 25 2012
| Cast:
Takei Emi
Aoi Yu
Ayano Go
Eguchi Yousuke
Aoki Munetaka
"How can you protect someone without killing?"
The legendary assassin, Himura Kenshin, is trying to wash his hands clean. Quitting the job, he travels alone just to stumble upon a strong willed woman called Kamiya Kaoru who runs a dojo in Tokyo. Kenshin, then, helps Kaoru in her school and as returns she lets him stay. They get along well and Kenshin may thought that peace is finally coming his way. But, his enemies won't let him be.
Well, we're all know this story. It's based on that popular popular manga by Watsuki Nobohiro (run from  September 2, 1994 to November 4, 1999). The movie itself had made uproar since last year, so I hope it won't disappoint us. Loyal fans might find this amusing, yet weird since there's no Shishio in this movie. I mean, I don't remember much of this story, but the first enemy named that crossed my mind was Shishido. Why don't they have it? I remember Saito and I think Eguchi san can take the role very well (though I was hoping someone younger for that character).
Take chan must put everything in this movie. Look, he's no dorama this 2 seasons and we have to bear seeing him with that long permed hair. You look badass, darling!

Oh yeah, another point I have to write is the OST from One OK Rock. It's superb. I saw the PV on August 18 and couldn't stop listening to it since then. Oh God, it's addictive.
0 komentar

Kenshin Himura



My Battousai



Akhirnya, setelah perjuangan cukup panjang dan melelahkan #apa pulaa ini openingnya, akhirnya aku bisa mendapatkan si Akang yang satu ini!!
b98f62f64c548b5c224aa04a9542de03_rmge1
Perjuangannya sih sebenarnya cuma perjuangan donlot sembunyi-sembunyi dari si Boss #dasar anak buah bandel. Soalnya, kemaren seharian Boss anteng di mejanya dan nemplok terus di sebelahku. Padahal, pas liat movie Kenshin udah ada yang upload, udah gatel-gatel (belom mandi, kali..) pengen memboyong Battousai ke rumah.
Untungnya, kemaren internet-nya amat sangat kenceng dan bisa diajak kerjasama, jadinya betapapun gede-nya itu size film, bisa selesai di donlot hanya hitungan jam!! Dengan kualitas gambar yang amat sangat memanjakan mata (apalagi pas liat aksinya Kenshin).
Malamnya pun menjadi waktu kencanku berdua sama Takeru Satoh si pemeran Kenshin Himura. Jejeritan sendirian di kosan (untung nggak dilemparin sandal sama tetangga, saking berisiknya…) begitu lihat aksi pembantaian dengan tatapan yang langsung nancleb di hati dan asli bikin aku makin sukaaaa sama cowok satu ini.
Review film? Bukan…bukaaann…sayang sekali aku nggak berniat untuk posting review film Rurouni Kenshin. Kalau soal review film, pasti ada yang bisa posting lebih baik dari aku, jadi silakan cari sendiri di Blog sebelah…hehehe. Cuma pengen “melampiaskan” kekaguman dan kegilaan setelah nonton film yang paling ditunggu-tunggu ini.
Telat? Biariiinnnn, yang penting Kenshin udah di tanganku :-)
2d7df51c0d92ef5b613ce7a55314dc11_rurounikenshin_large
Ah, si Akang satu ini memang everlasting yah…
0 komentar

Kembalinya Si Pengembara Kenshin...!!!


RUROUNI KENSHIN: AKSI SANG PEMBANTAI DALAM LIVE ACTION

Tahun 2012 ini akan menjadi tanda kembalinya Kenshin Himura, tokoh fiksi dari manga Rurouni Kenshin atau Samurai X karya Nobuhiro Watsuki. Tidak tanggung-tanggung, Himura akan memuaskan kerinduan penggemarnya di manga dan live action.

Sebelumnya sebuah OAV (Original AnimeVideo) dengan 2 episode berjudul “Rurouni Kenshin - Meiji Kenkaku Romantan: Shin Kyouto-Hen” beredar di bulan Desember 2011. Film itu menceritakan petualangan Kenshin Himura di Kyoto dalam usahanya menghentikan rencana jahat Makoto Shishio yang ingin mengambil alih Jepang.

Setelah lebih dari 13 tahun sejak serial manga-nya berakhir, sang pengarang Nobuhiro Watsuki berniat melanjutkannya kembali. Manga Rurouni Kenshin sebelumnya terbit di majalah komik mingguan Shounen Jump dari tahun 1994 -1999 sebanyak 28 seri. Belakangan komik itu diterjemahkan hingga lebih dari 20 bahasa di seluruh dunia. Hingga kini tidak ada informasi resmi tentang ceritanya, namun beberapa sumber menyebutkan sekuel manga itu akan melanjutkan setelah ending terakhirnya.

Perayaan 15 tahun Rurouni Kenshin juga diwujudkan dalam sebuah live action atau film layar lebar. Film tersebut akan berjudul “Rurouni Kenshin - Meiji Kenkaku Romantan” dan rencananya dirilis tanggal 15 Agustus 2012 di Jepang. Kabarnya Warner Bros Jepang selaku produser dan label juga akan merilis film ini ke luar negeri. Artinya, besar kemungkinan film ini diputar di bioskop tanah air.

Kenshin Himura adalah seorang samurai hebat dengan teknik Hiten Mitsurugi. Di masa lalunya Kenshin banyak membunuh samurai lain yang dianggap membangkang pada pemerintah Tokugawa. Karena itulah dia dijuluki “Hitokiri Battousai” atau “Battousai sang Pembantai.” Dengan runtuhnya rezim Tokugawa dan masuknya era Restorasi Meiji membuat golongan samurai tidak dipekerjakan lagi. Begitu pula dengan Kenshin yang memutuskan untuk mengembara dan bersumpah untuk tidak membunuh lagi. Untuk menguatkan sumpahnya itu, Kenshin membuat pedang sakabato miliknya bermata terbalik.

Perjumpaan Kenshin dengan Kaoru Kamiya membuka petualangan baru. Kaoru adalah putri dari Koshijirou Kamiya, pendiri dojo kendo aliran Kamiya Kasshin. Sayangnya semua muridnya keluar akibat rumor tidak sedap yaitu banyak orang mati dibunuh oleh “Battousai” yang berasal dari dojonya. Untuk memperbaiki nama baik dojonya, Kaoru berusaha menemukan “Battousai.” Saat itulah dia melihat Kenshin dengan ciri-ciri seperti yang dibicarakan banyak orang: mempunyai luka silang di pipi kiri. Walau Kenshin mulanya berbohong, saat melihat Kaoru kesulitan akhirnya dia membuka jati dirinya sebagai Battousai yang asli.

Berikutnya masih mengikuti manganya dimana Kenshin harus menyelamatkan Kaoru dari tangan samurai pembunuh bernama Jinei Udoh. Plot berlanjut pada pertarungan Kenshin dengan Sanosuke Sagara yang bekas anggota pasukan Sekihou. Mereka berdua kemudian menjadi partner dan berusaha menyelamatkan Megumi Takani yang dipaksa meramu opium. Klimaks film ini adalah pertarungan Kenshin melawan Saitou Hajime, mantan kapten Shinsengumi yang juga musuh dari masa lalu Kenshin. Secara keseluruhan, live action Rurouni Kenshin ini tidak berbeda jauh dengan serial manganya.

Menanggapi akan dirilisnya film ini tidak sedikit penonton yang merasa pesimis. Sebuah live action yang diadaptasi dari manga terutama jika digarap oleh sineas non Jepang biasanya tidak akan menarik. Sebagai contoh Dragon Ball Z atau Tekken yang kacau balau. Namun ada juga yang sukses seperti Casshern, Crow Zero dan Beck. Kabar baiknya, live action Rurouni Kenshin digarap oleh sineas Jepang yaitu Otomo Keishi dan di negeri asalnya pula. Tidak heran jika film ini menjadi salah satu yang paling ditunggu oleh seluruh fansnya.

Sebagai Kenshin Himura adalah Takeru Satoh yang terkenal berkat perannya sebagai Ryotaro Nogami dalam Kamen Rider Den-O. Untuk menampilkan sosok Kenshin, kabarnya Satoh harus belajar kilat bela diri dan teknik pedang. Satoh dianggap cocok karena bisa mewakili figur Kenshin yang polos dan pendiam. Namun saat dibutuhkan akan menjadi tegas dan bahkan menakutkan.

“Kenshin adalah karakter yang sangat terkenal. Karena itu akting yang memukau sangat dibutuhkan. Bersama-sama dengan staf yang lain aku akan berusaha mewujudkan sosok Kenshin seperti aslinya. Aku akan berusaha yang terbaik, karena itu tunggu waktu tayangnya.”

Nobuhiro Watsuki selaku pengarang juga mengomentari peran Satoh sebagai Kenshin:

“Ketika proyek ini dimulai, aku dan istriku berdiskusi siapa yang akan pantas memerankan Kenshin. Dan nama Takeru Satoh menjadi yang pertama muncul di pikiran kami. Lalu ketika dikonfirmasikan bahwa Satoh yang akan mendapat peran itu aku sangat terkejut sekaligus senang. Aku tidak sabar melihat aktingnya yang bagus.”

Serial Rurouni Kenshin tidak hanya terkenal berkat ceritanya yang memukau, namun juga soundtrack yang keren dan enak didengar. Khusus untuk versi live action, lagu tema “The Beginning” akan dinyanyikan oleh grup J-Rock ONE OK ROCK. Dan bicara soal soundtrack, lagu “1/3 no Junjou na Kanjou” (ending ke-6) dari Siam Shade diaransemen ulang oleh grup musik Flow.

Kenshin memang fenomenal. Dan semoga saja kita dapat melihat semua jurus terbaiknya termasuk “Amakakeru Ryuu no Hirameki” alias “Tangkisan Naga Terbang.” Semoga saja!
Senin, 03 Desember 2012 0 komentar

Belajar teknik levitasi



Perkembangan teknologi dalam dunia fotografi begitu pesat. Dampak positifnya adalah ada banyak kreasi foto kreatif dan inovatif dari para fotografer, baik pemula maupun profesional. Salah satu teknik fotografi yang tengah menjadi tren adalah levitasi.
Levitasi merupakan teknik fotografi yang membuat sesuatu/seseorang memiliki kesan seolah-olah melayang tanpa menggunakan alat bantu. Foto levitasi berbeda dengan jump shot yang sering menunjukkan ekspresi muka dan sangat terlihat sedang melompat. Untuk melakukan teknik levitasi ini, caranya hampir sama dengan teknik jump shot, yaitu pengambilan gambar dilakukan ketika objek sedang melompat dan  melayang, hanya saja, Levitasi lebih menekankan objek untuk seolah-olah terlihat melayang alami tanpa terlalu banyak ekspresi muka.
Tips membuat foto levitasi tanpa editing:
  • Fotografi levitasi berbeda dengan Jump Shot. Levitasi harus memperlihatkan model yang seakan melayang alami tanpa terlalu banyak ekspresi wajah.
  • Foto levitasi tanpa editing dapat  dilakukan dengan kamera professional (DSLR) maupun kamera biasa (kamera ponsel, pocket cam).
  • Foto levitasi dengan kamera DSLR, bisa memanfaatkan Burst Mode (Continuous Shooting). Dengan sekali menekan tombol shutter, langsung menghasilkan beberapa jepretan sekaligus. Foto-foto hasil jepretan dengan Burst Mode dari kamera DSLR dapat dipilih mana yang paling pas mendapatkan moment “melayang”.
  • Foto levitasi dapat dilakukan dengan kamera non-professional, namun lebih tricky karena mengandalkan ketepatan menekan tombol rana saat model melompat. Bisa juga memilih mode sport, atau mode yang mekhususkan kecepatan tinggi dalam memotret, agar objek /model tidak terlihat blur(kabur) bila melompat dengan cepat.
  • Pastikan cahaya cukup, agar bayangan terbentuk sehingga efek model sedang melayang lebih terlihat.
  • Gunakan shutter speed tinggi untuk menangkap model yg melayang dengan lebih fokus (freeze motion). Cahaya yang cukup sangat berperan untuk mendapatkan shutter speed tinggi.
  • Gunakan low angle, agar model terlihat tinggi melayang.
  • Berbagai macam aksesoris pendukung bisa digunakan dalam levitasi, misalnya balon (model seakan-akan tertarik oleh balon), sapu ( model menunggangi sapu dan melayang ), payung, dll.
  • Kamu bisa menggunakan hair spray/gel agar saat melompat, rambut model tidak terlihat berantakan. Bisa juga rambut diikat, memakai bando, atau topi.
  • Gunakan juga peniti, pin, sabuk, double tape atau alat penjepit baju supaya tidak tidak tampak menggembung atau tersingkap saat model melompat.
  • Jika ingin memfoto diri sendiri sedang levitasi, gunakan Tripod, dan set timer di kamera. Loncatlah sebanyak mungkin saat mendekati waktu timer.
  • Cari lokasi yang aman untuk melompat, jangan memaksakan diri melompat jika sudah capek.
Ada juga teknik fotografi bagaimana menghasilkan “Levitation Photography” melalui proses editing misalnya photoshop dan software photography lainnya, detailnya bisa kamu pastikan disini, http://www.quitecurious.com/dreaming-of-flying/
Salah satu fotografer yang eksis menekuni fotografi levitasi adalah fotografer wanita asal Tokyo, Jepang, Natsumi Hayashi.
Untuk bahan inspirasi levitasi ,bisa dilihat di:
http://yowayowacamera.com
http://levitasihore.tumblr.com
Selasa, 06 November 2012 0 komentar

5 Manfaat Mengunyah Permen Karet untuk Kesehatan


5 Manfaat Mengunyah Permen Karet untuk Kesehatan

Linda Mayasari - detikHealth
Jumat, 27/04/2012 09:02 WIB
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Permen karet merupakan jenis permen yang banyak digemari karena dengan mengunyah permen karet akan menimbulkan keasikan tersendiri bagi penikmatnya. Tapi tahukah Anda bahwa permen karet memiliki manfaat terhadap kesehatan seseorang?

Kegiatan mengunyah permen karet ternyata dapat mempengaruhi kesehatan Anda. Berikut manfaat mengunyah permen bagi kesehatan seperti dikutip dari onlymyhealth, Jumat (27/4/2012) antara lain:

1. Meningkatkan Kekuatan Mental
Permen karet dapat meningkatkan aktivitas otak dan menurut beberapa psikolog permen karet dapat meningkatkan satu memori. Telah dilakukan sebuah studi di mana sekelompok orang dibagi menjadi dua kelompok secara acak, satu kelompok diminta untuk mengunyah permen karet dalam jangka waktu tertentu dan yang lainnya tidak. Hasilnya adalah kelompok yang makan permen karet memiliki skor tes yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok lainnya.

Stimulus pada otak dalam menyimpan memori mungkin berhubungan dengan gerakan mengunyah. Ketika Anda mengunyah permen karet, hippocampus (bagian otak yang mengontrol memori) akan dirangsang. Selain itu, permen karet dapat meningkatkan detak jantung dan membantu memberikan oksigen ke otak secara efektif.

2. Membantu Membakar Kalori
Permen karet dapat membantu membakar kalori, terutama jika permen karet yang Anda pilih adalah yang bebas gula. Permen karet mungkin merupakan salah satu solusi untuk menurunkan berat badan. Selain itu, permen karet bebas gula mengandung kalori sangat sedikit yang akan menjadi makanan ringan yang ideal.

3. Mengurangi Stres
Permen karet dapat membantu seseorang melawan stres. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mengunyah permen karet selama ujian atau saat belajar akan lebih tenang dan tidak grogi.

Mengunyah permen karet dapat mengurangi tingkat kortisol (hormon stres) dalam tubuh. Kortisol adalah hormon yang dilepaskan ketika tubuh dalam keadaan tegang, sehingga menyebabkan stres.

4. Meningkatkan Kesehatan Mulut
Permen karet bebas gula dapat meningkatkan kesehatan mulut Anda karena merangsang produksi air liur, yang merupakan salah satu sumber utama yang menjaga mulut tetap sehat. Air liur memiliki sifat antibakteri yang dapat menyiram sisa-sisa makanan, gula dan asam berbahaya lainnya dalam mulut Anda.

5. Meningkatkan Pencernaan
Jika Anda terbiasa mengunyah permen karet setelah makan, Anda akan cenderung memiliki pencernaan yang sehat. Permen karet membuat Anda menelan air liur berulang kali karena peningkatan produksi air liur, sehingga memungkinkan asam pencernaan untuk turun ke perut dan memulai pencernaan.
0 komentar

Cara Membedakan Serangan Jantung dengan Nyeri Dada Biasa



Siapa yang tak khawatir dan takut kalau terkena serangan jantung? Penyakit berbahaya yang mematikan ini memang telah menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar orang di berbagai penjuru dunia.
Betapa tidak, serangan jantung bisa merenggut nyawa seseorang secara tiba-tiba, tanpa terduga. Orang yang kelihatannya sehat karena tidak pernah mengeluhkan gejala penyakit apapun bisa mendadak meninggal akibat serangan jantung.
Bahkan, baru-baru ini dikabarkan seorang pemain sepak bola Liga Italia dari klub Livorno, meninggal di lapangan ketika pertandingan masih berlangsung. Tim dokter menyatakan bahwa penyebab kematiannya karena serangan jantung.
Oleh karena itu, kita patut waspada dengan serangan mendadak yang mematikan yang disebabkan oleh serangan jantung. Pada dasarnya, penyakit jantung juga memiliki tanda-tanda yang bisa dikenali dan dianalisis oleh orang awam sekalipun asalkan sudah mengetahui informasi awal tentang penyakit ini.
Dan yang penting diketahui adalah bahwa penyakit jantung ternyata tidak selalu identik dengan nyeri di dada. Tidak selalu orang yang mengeluh nyeri di dada kemudian disebut menderita penyakit jantung, karena bisa saja orang tersebut menderita penyakit lain seperti asma, pneumothorax, dan lainnya.
Nah, bagaimana cara untuk membedakan nyeri dada yang dialami tersebut karena diakibatkan oleh penyakit jantung atau gangguan penyakit lainnya? Sebagaimana dilansir dalam detikhealth[dot]com yang memuat statement dari Dr. Rob Lamberts yang menyatakan bahwa orang perlu membedakan kapan nyeri dada serius karena serangan jantung atau disebabkan penyakit lainnya.
Kalau nyeri dada yang diderita terindikasi kuat mengarah kepada penyakit jantung maka tindakan cepat untuk menanggulanginya harus segera dilakukan sebelum terjadinya kerusakan pada otot jantung yang ujung-ujungnya bisa menimbulkan kematian mendadak.
Lebih lanjut, Lamberts mengungkapkan bahwa sesungguhnya lebih dari sepertiga pasien penyakit jantung tidak mengeluhkan rasa nyeri di dada. Namun, gejalanya sudah dirasakan jauh sebelumnya yakni ketika dirasakannya nyeri pada dada yang hilang dan timbul dalam jangka 5-10 menit.
Namun hal kritis tersebut seringkali diabaikan oleh banyak orang. Untuk gejala serangan jantung, kata yang tepatnya sebenarnya bukan nyeri dada melainkan sensasi di dada yang dirasakan sangat tidak enak yakni sesak yang berat dibagian dada. Lantas, bagaimana untuk membedakan keduanya? Berikut merupakan penjelasannya secara rinci.

Gejala Khas Serangan Jantung

  • Dada terasa sesak dan berat sehingga sangat sulit untuk bernafas
Mungkin Anda pernah melihat sebuah iklan obat sakit asma di layar kaca, dimana terlihat seorang perempuan yang diilustrasikan sedang merasakan sesak nafas yang berat ibarat diikat oleh tali kuat dan kencang. Nah, seperti itulah rasanya sesak nafas orang yang terkena serangan jantung.
  • Mengeluarkan keringat, perut terasa mual dan timbul perasaan cemas
Kondisi tersebut muncul serta-merta berbarengan dengan sesaknya nafas sampai kesulitan saat bernafas.
  • Rasa sakit yang menjalar
Leher terasa sakit, yang diikuti oleh rasa sakit pada lengan kiri dan rahang, di bagian belakang perut, dan juga terjadi pada salah satu bahu.
  • Denyut jantung berdegup kencang atau lebih cepat dari biasanya
Di saat yang bersamaan, badan juga tiba-tiba merasa sangat lemas. Dan yang patut diperhatikan gejala-gejala berbahaya di atas bisa terjadi sekalipun Anda sedang beristirahat dalam arti tidak sedang melakukan aktifitas. Namun demikian, gejala diatas juga bisa muncul sehabis berolahraga, setelah menghabiskan menu makan besar, atau ketika sedang stres.

Nyeri Dada yang Bukan Serangan Jantung

Sedangkan nyeri dada yang bukan termasuk serangan jantung ialah sebagai berikut:
  • Timbul nyeri dada ketika sedang batuk
Ketika Anda merasakan rasa nyeri di dada saat batuk maka jangan khawatir karena bukanlah termasuk gejala serangan jantung meskipun tetap harus diobati. Penyebabnya ialah adanya infeksi saluran pernafasan bagian atas oleh virus.
  • Rasa nyeri pada rusuk
Biasanya nyeri pada rusuk diakibatkan oleh timbulnya penyakit lain seperti herpes zoster.
  • Nyeri pada otot atau tulang dada
Hal ini dianggap wajar dan kerap terjadi justru pada orang yang meningkatkan kegiatan fisiknya.
  • Tulang rusuk yang patah
Nyeri dada yang dialami seseorang juga bisa terjadi karena adanya tulang rusuk yang patah oleh berbagai sebab seperti jatuh, berkelahi, dan lainnya.
  • Pneumothorax
Yakni adanya masalah pada paru-paru yang menyebabkan nyeri di dada sehingga mengakibatkan sesak nafas.
  • Adanya bekuan darah pada paru-paru
Kondisi yang disebut juga dengan emboli ini akan menyebabkan kondisi nyeri dada yang merepotkan. Perlu penanganan dari dokter untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut.
  • Penyakit tulang belakang
Anda pasti sudah pernah mendengar penyakit terjepitnya saraf tulang belakang. Hal tersebut bisa menyebabkan rasa nyeri di dada yang juga sangat mengganggu.
Itulah beberapa gejala untuk membedakan mana yang termasuk gejala serangan jantung atau nyeri dada biasa yang tingkat resiko kematiannya masih di bawah serangan jantung. Gejala-gejala di atas patut diperhatikan secara seksama untuk mengurangi resiko terkena serangan jantung.
Karena kalau salah diagnosa maka akibatnya akan fatal, yang mana kematian akan segera menjemput. Hal yang lainnya yang juga patut diwaspadai bahwa gejala nyeri dada pada serangan jantung waktunya sangat singkat untuk dideteksi dan hal itu tentunya membutuhkan tingkat kepekaan dan responsibilitas yang tinggi.
Akhirnya, semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu Anda untuk membedakan mana gejala serangan jantung atau sekadar nyeri dada biasa yang masih bisa diberikan treatment penyembuhan sehingga resiko kematiannya rendah.//sumber : deherba.com
Jumat, 31 Agustus 2012 0 komentar

Penyesalan Seorang Istri


Perkenalkan dulu, nama aku Liliana (sebut aja begitu) ini adalah sepenggal kisah hidupku. Semoga bisa memberi inspirasi.... Begini ceritanya...
Selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami: Aku Membencinya. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.

Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.

Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.

Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.

Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku.

Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.

Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.

“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.

Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”

“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.

Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.

Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.

Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.

Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.

Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.

Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.
Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.

Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.

Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.

Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.

Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.



Istriku Liliana tersayang,

Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.

Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.

Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.

Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!

Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.

Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.

Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.

Itulah kisah hidupku... Semoga ada pelajaran yg bisa di petik. Taqabalallahu minna wa minkum...




 
;